UNA’IM Yapis Wamena – Rektor Universitas Amal Ilmiah (UNA’IM) Yapis Wamena, Dr. H. Rudihartono Ismail, M.Pd., CRA., CRP., terpilih sebagai salah satu panelis dalam sesi bedah buku yang digelar dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKSPTIS). Acara yang berlangsung di Kampus UHamka Jakarta pada 8 Februari 2025 ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia, serta rektor dan pimpinan perguruan tinggi Islam swasta dari seluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Rudihartono Ismail menyampaikan pentingnya peran perguruan tinggi Islam dalam mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam memiliki potensi luar biasa untuk menghasilkan lulusan yang tak hanya memiliki keahlian di bidangnya, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Perguruan tinggi Islam harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang cerdas, bermoral, dan memiliki etika yang tinggi,” ujar Dr. Rudihartono.
Dr. Rudihartono juga menekankan pentingnya kerjasama antara perguruan tinggi Islam dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, industri, dan masyarakat, dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman. Ia mengajak perguruan tinggi Islam untuk senantiasa berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tuntutan pasar kerja.
Keberadaan Duta Besar Palestina dalam acara ini juga menjadi titik awal untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi Islam Indonesia dan lembaga pendidikan di Palestina. Dr. Rudihartono berharap kerjasama tersebut dapat terus berkembang, terutama dalam hal pertukaran pelajar, riset bersama, dan pengembangan kurikulum.
“Kehadiran Duta Besar Palestina adalah kesempatan emas untuk memperkuat hubungan dan membangun kerja sama yang saling menguntungkan, khususnya di bidang pendidikan,” tambahnya.
Rakor BKSPTIS juga membahas berbagai isu strategis seputar transformasi perguruan tinggi, tantangan di era digital, serta langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi Islam di kancah global. Dr. Rudihartono berharap hasil dari rakor ini dapat menjadi landasan bagi kemajuan perguruan tinggi Islam di masa mendatang.
“Transformasi perguruan tinggi adalah suatu keharusan. Kita harus terus berinovasi dan memperbaiki diri agar tetap relevan serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.
Sebagai penutup, Dr. Rudihartono mengajak seluruh elemen perguruan tinggi Islam untuk terus bersemangat dan bekerja keras mewujudkan tujuan mulia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan ajaran Islam. (AAT)
Biro Humas dan Kerjasama
Kepala Biro : Ayu Anggraini Tambunan, S.IP., M.Si
Staf : Suryani, S.AP