UNA’IM Yapis Wamena – Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang perubahan iklim, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Perubahan Iklim.” Kuliah umum ini diadakan oleh Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Lahan dan Program Studi Agronomi, serta dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk mahasiswa kedua program studi tersebut, yang memiliki relevansi langsung dengan topik yang dibahas. (12/3/2025)
Acara yang berlangsung ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari BMKG, di antaranya Sheila Beatrik Nussi, S.Tr. Met., Pengamat Meteorologi dan Geofisika Pertama, yang turut mendukung acara ini. Materi kuliah umum dibawakan oleh Raka Bagas Wicaksono, S.Tr. Met., seorang ahli meteorologi yang sangat berkompeten di bidangnya.

Kuliah umum ini juga mendapat sambutan positif dari Rektor UNA’IM, Dr. H. Rudihartono Ismail, M.Pd., CRA., CRP., membuka dengan antusiasme yang tinggi, didampingi oleh Wakil Rektor II dan III, para Dekan, serta Ketua Lembaga yang turut hadir memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kuliah umum yang sangat relevan dengan isu global saat ini.

Ketua Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Lahan, Futri Wulandari, M.Si., bersama Ketua Program Studi Agronomi, Novi Lakabuni, S.E., M.P., juga hadir untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Kedua prodi tersebut memang memiliki keterkaitan yang erat dengan topik perubahan iklim yang dibahas, sehingga kuliah umum ini diharapkan dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi mahasiswa.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi turut hadir dan mengatakan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghadapi perubahan iklim. Dengan latar belakang keilmuan yang relevan, Fakultas Sains dan Teknologi diharapkan dapat berperan lebih besar dalam memberikan solusi berbasis sains untuk mengatasi tantangan global tersebut.
Kuliah umum yang diadakan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai fenomena perubahan iklim, dampaknya terhadap lingkungan, serta bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya alam. Mahasiswa dari kedua program studi ini diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang didapat dalam upaya mitigasi perubahan iklim serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, diharapkan dapat mencetak generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya peran mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan dan berkontribusi dalam upaya mengatasi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Kuliah umum ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara dan foto bersama. (AAT)